The day I got married
It was last year, late 2022.
It was raining, perfect weather, my favorite.
Hari itu rasanya kayak mimpi. Bertahun-tahun memikirkan kapan hal itu akan terjadi, kemudian dengan sekejap tiba di depan mata.. Feel unreal.
Dia yang dulu belum pernah masuk ke dalam kehidupanmu sama sekali, tiba-tiba datang, hadir dalam kehidupanmu tanpa henti. Mendengarkan kamu berbicara, marah yang tak ada sebabnya, tertawa bersama. Mimpi, kan?
Pernikahanku, walaupun desainnya yaaaa mungkin tidak seperti yang aku impikan, namun orang-orang di dalamnya adalah orang-orang terbaik yang Tuhan kasih ke aku selama ini. Memimpikan punya ibu mertua yang amat sangat baik sama aku sampai hari ini adalah anugerah. Bapak mertua juga, juga keluarga inti mereka.
Ketika aku merasa sendiri, sebaliknya, ternyata banyak orang yang udah hadir di kehidupanku, namun aku engga pernah sama sekali sadar. Akhirnya lagi-lagi aku berusaha untuk belajar memasukkan orang lain ke dalam kehidupanku, yang dulunya mungkin bisa aku simpan sendiri, aku ubah sendiri jalannya, aku tata sendiri sesuai keinginaan aku.
Walaupun teman-temanku banyak yang tidak datang, aku tetap bersyukur dan engga merasa sama sekali kekosongan. Hari itu benar-benar hari yang sempurna.
Pada akhirnya, kamu menyadari bahwa segala sesuatu ada waktunya, pada tempat yang sesuai, tidak berlebihan, tidak kekurangan. Pas.
Comments