Healing

Hari ini tanggal 13 Februari 2022. Enam hari setelah hasil pcr ku mengatakan bahwa aku positive covid 19. Setelah 2 tahun badan ini bertahan, engga pernah sakit, engga pernah ngeluh, paling cuma pegel-pegel aja. 

Bisa gitu ya? Hahaha kadang engga kepikiran aja tiba-tiba sakit dan akhirnya harus isolasi mandiri di kosan selama 10 hari. Hari-hari kemaren diisi dengan reebahan di kasur, tiktokan, liat ig, twitter, nyapu, nyuci baju, masak, ngepel. Ulang aja gitu terus tiap hari sampe bosen haha.

Well, as far as i know, I met someone else along the way. 

Lebih tepatnya tanggal 10 Desember 2021 sih. Wkwk. And it was fun because I met him on dating app. Ngga pernah kepikiran sebelumnya bakal ketemu seseorang, stranger, ngga ada mutual friend sama sekali. Tiba-tiba muncul ke hadapanmu, membawa semua dunianya yang akan dikenalkan ke kamu, membawa semua mimpi yang bakal kalian tuju, bawa semua pemikiran-pemikiran dia, yang bahkan kamu sampe 'hah? ternyata ada cowo yang kaya gini?'

Kita sebut saja dia S. 

When i first met him, to be honest, i just take that for fun. It will be very nice if i could find someone else beside my friend to talk with. Dan itu beneran seru banget. Ternyata kita berdua satu pemikiran, punya tujuan yang sama, dan ya walaupun saat itu aku belum kenal dia banget, kita ngobrol kaya temen lama. 

S orangnya amat sederhana, berbanding 180 derajat sama aku, yang ketika gaji keluar 70% nya dibuat foya-foya. Ngga buat S. Dia jadi tulang punggung keluarga, masih harus muter duit buat ngehidupin seluruh keluarga yang ada di rumahnya, buat nyalain listriknya, buat nyicil biaya-biaya lain. Aku banyak belajar dari S, bahwa kehidupan itu harus diliputi dengan banyak rasa syukur. Rasa syukur masih diberi kesempatan untuk hidup, makan, masih bisa menikmati hidup walaupun dengan sederhana. Itu jadi alasan kenapa aku suka banget sama S. I like him being modest. 

Along the way, ternyata banyak hal yang ngga terduga terjadi.

He met my parents, we attended my friend wedding, we visited zoo, we talked about everything. I feel that one day if I have to choose, I want to live with him. I know there's a lot to catch for us, but when I'm with him, I feel I can conquer the world. 

Aku merasa jiwa ku perlahan-lahan sembuh sendiri, ketika aku sama dia. 

I'm healed.

Comments